Apa Itu ACCESS ?
ACCESS merupakan singkatan dari Australian Community Development and Civil Society Strengthening Scheme, adalah sebuah program inisiatif pemerintah Australia dan pemerintah Indonesia melalui the Australian Agency for International Development (AusAID)
ACCESS telah beroperasi sejak tahun 2002, dimana tahap II telah dimulai pada bulan Mei 2008 untuk periode lima tahun ke depan
ACCESS Tahap II didesain berdasarkan keberhasilan-keberhasilan dari ACCESS Tahap I, dengan memberikan fokus yang lebih besar pada penguatan kapasitas OMS lokal dan membangun tuntutan terhadap tata kepemerintahan yang lebih baik .
lowongan kerja : Project officer for Sulawesi Tenggara, informasi lebih lanjut silahkan klik di sini
** News Alert :
 |
Perginya Perempuan Pejuang untuk Kelompok Terpinggirkan
Aktivis Perempuan, Andi Murni Ismail, meninggal di Makassar, Jumat (25/12) lalu. Program Officer Australian Co mmunity Development and Civil Society Strengthening Scheme (ACCESS) ini meninggal setelah melahirkan bayi kembar
lewat operasi cesar. Read more |
ACCESS - Jadwal Kegiatan
Klik di sini untuk kalender lengkap
Cerita Dari Lapangan.
“Merajut Kekuatan Lokal, Menuju Kemandirian”
 |
“Saya seorang janda yang bekerja sebagai buruh perusahaan
mutiara. Dulu saya merasa tidak terlalu terlibat dalam kegiatan-ke-giatan LED, karena sejak awal sepertinya sudah
diarahkan ke petani rumput laut saja. Namun, setelah terbentuknya KSU Tani Nelayan di Palabusa ini, maka saya optimis bahwa manfaatnya tidak lagi tertuju kepada petani rumput laut saja. Kenyataa-nya, memang, semua lapisan masyarakat sekarang dapat mengajukan permintaan untuk
dibantu dalam aspek permodalan. Pinjaman modal dari koperasi ini telah saya manfaatkan untuk me-rintis usaha penjualan kue di kampung, sembari saya tetap bekerja di perusahaan mutiara mabe.”
read more |
Cerita lainnya |
Dokumen Terkini
|
Blog |
|
| |
ACCESS - Apa yang mereka katakan :
Hal yang sangat bagus dari Program ACCESS, (karena) ia memiliki fokus yang jelas untuk pemberdayaan yaitu perempuan dan orang miskin. ACCESS memiliki satu pola penguatan kapasitas yang berbeda. Penguatan kapasitas selalu dikaitkan juga dengan pemberdayaan perempuan dan orang miskin. Metodenya menyenangkan, tidak membosankan dan mudah ditangkap. Saya berencana akan menularkan metode ini di tingkat pemerintahan. (Bapak Oktavianus Tamu Ama, Sekretaris BPPK Sumba Timur, dalam interview dengan staff ACCESS, April 2009)
|
|